Jum'at, 24 September 2021 | DPRD-oganilir.go.id

Kenapa Motor Vinales Mogok saat Mau Start Lagi?

Admin Website
August 9, 2021

Jakarta – Maverick Vinales mengalami nasib kurang beruntung di MotoGP Styria. Vinales mengalami masalah ketika ingin melakukan start kedua setelah bendera merah atau red flag berkibar karena kecelakaan nahas Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori. Ada apa dengan motornya?
Motor Vinales mati saat ingin melakukan warm up lap. Alhasil, dia harus melakukan start kedua dari pitlane. Apa penyebab motor Vinales mogok?

Kemungkinan penyebabnya adalah bagian kopling. Sebab, Vinales mengaku telah mengganti komponen itu saat kembali ke paddock ketika red flag.

“Kami mengganti kopling. Saya melakukan start normal di grid untuk warm up lap, tetapi motor berhenti. Saya senang bahwa di balapan pertama saya bisa start dengan baik. Saya bertarung di depan, tetapi di balapan kedua (setelah red flag) perasaan itu tidak sama. Kami mengganti ban, dan saya tidak tahu mengapa, tetapi motornya spin berlebihan, bahkan di lintasan lurus utama,” kata Vinales dalam keterangan tertulis tim Monster Energy Yamaha.

Dikutip formulapassion.it, Vinales sebenarnya tidak menginginkan perubahan setelan motor setelah red flag. Dia sudah nyaman dengan motor yang ia pakai di beberapa lap pertama sebelum red flag. Bahkan, sebelum kecelakaan nahas Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori, Vinales sempat menyalip Quartararo di dua lap pertama. Namun, jeda antara start pertama dan kedua, motor Yamaha M1 tunggangan Vinales diganti ban dan koplingnya.

“Saya tidak memiliki masalah dengan mekanik saya. Namun jika kita berbicara tentang hubungan dengan manajer (Lin Jarvis dan Massimo Meregalli) hingga red flag, akhir pekan saya positif dan saya sangat kuat. Saya berharap masih memiliki motor seperti yang saya miliki sampai gangguan di balapan berikutnya. Saya tidak ingin mengganti ban, saya senang dengan yang sebelumnya, saya spin terlalu banyak dengan (ban) yang baru dan pada akhirnya mesin membayar konsekuensinya,” kata Vinales yang dirumorkan akan pindah ke Aprilia musim depan.

“Yamaha adalah tim yang hebat dan mereka mampu menjadi kompetitif, tetapi saat ini saya tidak,” ungkapnya.

Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, menyayangkan peristiwa yang dialami Vinales. Padahal, Meregalli mengakui bahwa Vinales cukup kompetitif di balapan pertama sebelum red flag, meski start dari posisi 9.

“Memiliki motor yang mogok di start ulang dan harus start dari pit lane adalah pil pahit yang harus dia telan,” ujar Meregalli.

“https://oto.detik.com/otosport/d-5675395/kenapa-motor-vinales-mogok-saat-mau-start-lagi”

KATA KUNCI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us!